Bukan Sekadar Shalat Dhuha Mep School Bangun Karakter Siswa Dari Kebiasaan Kecil
- Pahrian, S.Pd
- 30 Oktober 2026
- 100
Bukan Sekadar Shalat Dhuha, MEP School Bangun Karakter Siswa dari Kebiasaan Kecil
Membentuk karakter anak tidak cukup hanya melalui nasihat. Ada kebiasaan-kebiasaan baik yang perlu dikenalkan, dilatih, dan dilakukan secara konsisten sejak dini. Hal inilah yang terus dibangun Mutiara Embun Pagi School (MEP School) melalui pembiasaan shalat Dhuha sebelum kegiatan belajar dimulai.
Kegiatan shalat Dhuha dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa, Rabu, dan Jumat. Melalui pembiasaan ini, siswa diajak untuk memulai aktivitas sekolah dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt. sekaligus belajar menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan ibadah.
Bagi MEP School, pembiasaan tersebut bukan sekadar rutinitas pagi. Ada nilai yang ingin ditanamkan di balik setiap pelaksanaannya, yaitu membentuk siswa yang berkarakter, sebagaimana salah satu pilar pendidikan MEP School.
Upaya membangun karakter juga dilakukan melalui pengenalan hadis dan mahfudzot yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Siswa tidak hanya belajar menghafal, tetapi juga diajak mengenal pesan dan nilai yang terkandung di dalamnya agar dapat diterapkan, baik saat berada di sekolah maupun ketika bersama keluarga di rumah.
Nilai-nilai seperti berkata jujur, menjaga kebersihan, bersikap disiplin, dan berbuat baik kepada sesama menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter. Dengan demikian, apa yang dipelajari siswa tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi perlahan menjadi kebiasaan dalam keseharian mereka.
Mengapa pembiasaan ini perlu dimulai sejak kecil? Sebab, masa kanak-kanak merupakan waktu yang penting untuk mengenalkan nilai-nilai kebaikan. Ada pepatah yang mengatakan, “Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar sesudah dewasa bagai mengukir di atas air.”
Pepatah tersebut mengingatkan kita bahwa apa yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi bekal yang melekat dalam diri anak. Tentu, karakter yang baik tidak terbentuk dalam satu atau dua hari. Dibutuhkan keteladanan, pengulangan, serta lingkungan yang mendukung agar nilai-nilai tersebut tumbuh dan menjadi bagian dari diri mereka.
Melalui pembiasaan shalat Dhuha, pembelajaran hadis, dan mahfudzot, MEP School berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap dan akhlak. Harapannya, siswa tumbuh menjadi generasi muda Qur’ani yang mencintai Al-Qur’an, terbiasa melakukan kebaikan, serta mampu membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, pendidikan karakter sering kali dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan berulang kali. Dari kebiasaan kecil itulah, langkah menuju generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter mulai dibangun.

)(1)-500x625.webp)